Thursday, May 14, 2015

Sayonara wa Iwanai

by Oda Kazumasa


zutto tanoshikatta ne ano koro mawari no subete ga 
yasashiku itsumo bokura wo tsutsunde iru you ni mieta 

katari atte katari tsukushite ate mo naku sagashiteta 
sono michi wa hate shinaku doko made mo doko made mo 

kanashimi wa yagate kieru koto wo shitta 
yorokobi wa itsu made mo 
kagayaki tsuzukeru koto mo 

tatakai tsuzuketa wake ja nai nagasarete kita to mo omowanai 
oi kaketa yume no ikutsu ka wa ima kono te no naka ni aru 

hare watatta konna hi wa itsu demo omoi dasu 
tobu you ni kake nuketa tooi hi no bokura no koto wo 

kokoro wa ima mo ano toki no mama 
omoide ni soshite kimi ni 
dakara sayonara wa iwanai 

zutto zutto tanoshikatta ne 

hare watatta konna hi wa itsu demo omoi dasu 
tobu you ni kake nuketa tooi hi no bokura no koto wo 

tatoe kono mama aenai to shitemo 
omoide ni soshite kimi ni 
kitto sayonara wa iwanai 
kesshite sayonara wa iwanai
-----

Thursday, May 7, 2015

You Are The One

I thought of this before over a million times
Who would've ever thought that it would be our time?
I just know it, cause you're the one
It ain't a selfish love, when I'm with you
You remind me of Allah, and so I know it's true
I'll just say it: you are the one
Won't you be my BFF (best friend forever) and ever?
Won't you be my partner after this world?
We'll see it, when we believe it together
Dreams are meant to be, cause you're the one for me
I never thought that I would ever feel this way
I ask Allah to bless you every single day
I'll just say it, cause you're the one
And when times are tough, and we've got the world to see
Standing right beside you is where I want to be
I just know it: you are the one
Won't you be my BFF (best friend forever) and ever?
Won't you be my partner after this world?
We'll see it, when we believe it together
Dreams are meant to be, cause you're the one for me
I prayed about this just over a million times
Who would ever thought that I could call you mine?
I just know it, cause you're the one
And when there's gray in our hair and we've not much to do
I want to spend the rest of my days with you
Oh don't you know it?
You are the one, you are the one
Oh won't you be the one?
------

Wonderful song. Simple, ga berat, gak cheesy juga. Heartwarming song :)
Instead of being lover or other cheesy things, he just asks her to be his BFF and partner after this life.. menjadi sahabat itu yg kadang susah. Sekilas jadi teringat film animasi UP. Di awal-awal film, saya pasti SELALU nangis bombay.. soalnya sedih bgt.. sang suami itu kenal istrinya sejak kecil, jadi BFF.. setia banget.. tapi istrinya yg meninggal dulu.. menyisakan relung kosong di hatinya di permulaan cerita.. dikisahkan demi cintanya kepada istrinya, ia memutuskan untuk mewujudkan impian istrinya sejak kecil yg belum sempat dia lakukan ketika hidup. Very touching T__T

Ya, saya berharap kami bisa menjadi sahabat baik selamanya, dalam suka maupun duka. Partner yg kompak yang bisa saling mensupport, dapat menerima kelemahan dan kekuatan masing2, yg bisa terus menguatkan dalam visi dan misi hidup yg sama.. bener2 ga muluk2. Karena itu semua bukan hanya sekedar romantisme, tapi bermakna lebiiih daripada itu. The bond of jihad. Ikatan yg telah ditakdirkan Allah. Yang bertemu dan mencintai karena Allah, dan berpisah karena Allah..

So, when he asked me, wont you be my BFF?

I gladly said, absolutely yes :)

Sunday, May 3, 2015

A letter of Love

Bismillaahirrahmaanirrahiim…

Surat ini kutujukan untuk diriku sendiri serta saudara-saudariku yang in syaa Allah tetap mencintai Allah dan Rasul-Nya di atas segalanya, karena hanya cinta itu yang dapat mengalahkan segalanya, cinta hakiki yang membuat manusia melihat segalanya dari sudut pandang yang berbeda, lebih bermakna dan indah.

Surat ini kutujukan untuk hatiku dan hati saudara/i-ku yang kerap kali terisi oleh cinta selain-Nya, yang mudah sekali terlena oleh indahnya dunia, yang terkadang melakukan segalanya bukan karena-Nya, lalu di ruang hatinya yang kelam merasa senang jika dilihat dan dipuji orang, entah dimana keikhlasan. Maka saat ini kurasakan kekecewaan dan kelelahan karena yang kulakukan tidak sepenuhnya berlandaskan keikhlasan, padahal Allah tidak pernah menanyakan hasil. Dia akan melihat kesungguhan dalam berproses.

Surat ini kutujukan pula untuk jiwaku serta jiwa saudara/i-ku yang mulai lelah menapaki jalan-Nya ketika seringkali mengeluh, merasa terbebani bahkan terpaksa untuk menjalankan tugas yang sangat mulia. Padahal tiada kesakitan, kelelahan, serta kepayahan yang dirasakan oleh seorang hamba melainkan Allah akan mengampuni dosa-dosanya.

Surat ini kutujukan untuk ruh-ku dan ruh saudara/i-ku yang mulai terkikis oleh dunia yang menipu, serta membiarkan fitrahnya tertutup oleh maksiat yang dinikmati, lalu dimanakah kejujuran diletakkan? Dan kini terabaikan sudah secara nurani yang bersih, saat ibadah hanya rutinitas belaka, saat fisik dan pikiran disibukkan oleh dunia, saat wajah menampakkan kebahagiaan semu. Coba lihat hatimu menangis, tertawa dan merana?

Surat ini kutujukan untuk diriku dan diri saudara/i-ku yang sombong, yang terkadang bangga pada dirinya sendiri. Sungguh tiada satupun yang membuat kita lebih dihadapan-Nya selain ketakwaan. Padahal kita menyadari bahwa tiap-tiap jiwa akan merasakan mati, namun kita masih bergulat terus dengan kefanaan.

Surat ini kutujukan untuk hatiku dan hati saudara/i-ku yang mulai mati, saat tiada getar ketika asma Allah disebut, saat tiada sesal ketika kebaikan terlewatkan begitu saja, dan saat tiada rasa dosa ketika mendzalimi diri dan saudaranya.

Akhirnya surat ini kutujukan untuk jiwa yang masih memiliki cahaya meskipun sedikit, jangan biarkan cahaya itu padam. Maka terus kumpulkan cahaya itu hingga ia dapat menerangi wajah-wajah di sekeliling, memberikan keindahan Islam yang sesungguhnya hanya dengan kekuatan dari-Nya.

“Adakah hari-hari yang mungkin aku bisa lari dari maut, hari yang ditentukan, dan yang tidak ditentukan. Hari yang tidak ditetapkan, akupun tidak gentar dan hari yang ditentukan pun aku tidak kuasa menghindarinya. Kukatakan padanya, ia telah terbang bertabur bintang. Dari para syuhada yang gugur yang tidak kau pedulikan. Maka sesunggunya engkau walau meminta penundaan meski sehari atas ajal yang ditetapkan padamu, tentu ia takkan mau karena itu bersabarlah saat menghadapi kematian karena mengharapkan keabadian adalah sesuatu yang mustahil.”
(Disenandungkan oleh Ali bin Abi Thalib kala menghadapi musuh-musuhnya)

_dari secarik kertas yang ditemukan di sebuah kotak yang terselimuti debu, semoga bermanfaat_

Saturday, May 2, 2015

smoke gets in your eyes

Sometimes there are times when you just wanna be heard, not being given any 'sollution' or new thoughts..

Just simple and nice things to say..

Tetep semangat ya :)

Ayo.. kamu pasti bisa.. :)

La tahzan :)

Sabar ya.. everything will be okay :)

Even the small things like 

(^__________^) 

could brighten up my heart. and sometimes I wanna hear those three words and eight letters. but I guess you just don't get it. 

ok, just forget it. pretend I didn't say that :)



Friday, May 1, 2015

Bengras

Alhamdulillah baru saja berasa mendapatkan hadiah luar biasa dari Allah.. kesempatan untuk bersilaturahmi dengan seorang dulur, motivator yg sangat inspiring :)

Membahas mengenai cita-cita... sejauh apa mau memegang dan mewujudkan cita2 tersebut... dan mengenai kecintaan kepada Allah.. kalau cinta kepada Allah, maka Allah pasti akan mengujinya. Semakin besar rasa cinta tersebut maka semakin kuat ujiannya. Seperti Rasulullah Muhammad yang kehilangan istrinya Khadijah dan pendukung setianya yaitu pamannya Abu Thalib yang sayangnya tidak beriman sampai akhir hayatnya.. Entah mengapa mendengar ini, meski sudah tahu.. rasanya mau menangis... jadi Allah itu Maha Pencemburu.. Allah pasti akan menguji cinta kita kepada Allah.. bisa dengan mengambil makhluk fana yang kita cintai... apakah masih mau bergantung kepada Allah? Apakah masih mau nyepeng kana cita2? Apakah benar janji kita hanya menjadikan Allah satu2nya Rabb, Malik, dan Ilah dalam hidup kita? Kalau kita tidak mampu mengambil 'resiko' kehilangan tersebut, maka cek kembali pernyataan cinta kita kepada Allah.. cek kembali apakah kita benar2 pejuang Allah.. yakin bahwa jika pertemuan dan perpisahan itu sudah menjadi qada dan qadar dari Allah.. siap bertemu dan siap berpisah karena Allah.. da pada akhirnya jika ikhlas karena Allah.. in syaa Allah akan dipertemukan kembali di jannahNya... (dalam hati pengen nangis bombay tapi ditahan T____T)

Ma syaa ALLAH... jleb jleb jleb..

Jangan sampai menjadi umat yg digantikan oleh umat yang lebih baik seperti dalam firman Allah:

"Hai orang-orang yang beriman, barangsiapa di antara kamu yang murtad dari agamanya, maka kelak Allah akan mendatangkan suatu kaum yang Allah mencintai mereka dan merekapun mencintai-Nya, yang bersikap lemah lembut terhadap orang yang mukmin, yang bersikap keras terhadap orang-orang kafir, yang berjihad dijalan Allah, dan yang tidak takut kepada celaan orang yang suka mencela. Itulah karunia Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya, dan Allah Maha Luas (pemberian-Nya), lagi Maha Mengetahui."

Diingatkan lagi juga mengenai pentingnya berkasih sayang sesama mukmin.. dan bersikap 'berwibawa' di hadapan orang2 kafir (terjemahannya kurang tepat, arti lebih tepatnya lebih ke gagah dan berwibawa). Jadi entong elehan jadi pejuang teh.. utk menguatkan tekad maka lakukanlah istikhoroh dan musyawarah.. jadi istikhoroh teh bukan hanya ketika bingung milih jodoh aja seperti kebanyakan orang pahami.. tapi supaya panceg kana cita2.. senantiasa memilih pilihan yanh benar sesuai petunjuk Allah. Dan jangan sepelekan musyawarah untuk mencapai visi dan misi bersama.. bangun teamwork yg solid, yg dilandasi kasih sayang karena Allah..

Membahas juga mengenai pentingnya mindset yg bisa ditimbulkan dari penggunaan bahasa... mulai gunakan bahasa2 positif yg dapat memotivasi.. memandang teman yg kita ajak bukan sebagai "objek" tapi sebagai subjek atau partner yg bersama2 diajak babarengan beramal sholeh demi mencapai cita2 tertinggi.. menegakkan Dienullah.. menjadi teman curhat.. menjadi soulmate.. menjadi saudara.. menjadi dulur.. saling tolong menolong.. yg memiliki keterikatan batin yg kuat, hasil transfer keyakinan ruhiyah.. sesuai yang dicontohkan Rasulullah.. tidak menjejali dengan materi2 dan konsep semata tapi bisa ikut berempati terhadap kondisi diri atau yg sedang 'on' dalam diri.. subhanalloh..

Masih banyak piobroleun.. tapi ga semua bisa tertulis dan sudah waktunya berpisah.. semoga apa yg sudah didapatkan bukan hanya menjadi konsep tapi menjadi langkah yang mengakar. Betul istilah radikalisme sebenernya positif, tapi sekarang dikonotasikan negatif :(

Ah.. bahagia rasanya jika jiwa ini di-charge lagi.. smoga masih ada kesempatan utk bersilaturahmi lagi ya lur.. in syaa Allah..

Bener euy, bengras ^______^