Showing posts with label Diary. Show all posts
Showing posts with label Diary. Show all posts
Tuesday, May 19, 2015
snow white
Daisukii... suka banget, hehe.. baru tau ternyata ada seni kufi kaligrafi.. khasnya seperti itu.. tapi kebaca tulisan Shirayuki nya.. ada syin, ra, ya, kaf, dan ya.. yup terbaca :) snow white.. suka nickname ini sejak kecil pas punya buku cerita putri Shirayuki aka putri salju. Imaginasi anak2 mengenai putri yg cantik dan terluka lalu akhirnya diselamatkan oleh prince charming.. dan akhirnya menikah dan hidup bahagia happily ever after.. bener2 nggak banget sebenernya, hehe.. tapi karena sudah terlanjur suka sama namanya.. jadilah nickname itu dipake sampe sekarang :)
Oh ya, saya belum bilang ya, kufi kaligrafi itu hadiah dari Cheshire Cat.. Makasih ya ^___^
Saturday, May 2, 2015
smoke gets in your eyes
Sometimes there are times when you just wanna be heard, not being given any 'sollution' or new thoughts..
Just simple and nice things to say..
Tetep semangat ya :)
Ayo.. kamu pasti bisa.. :)
La tahzan :)
Sabar ya.. everything will be okay :)
Even the small things like
(^__________^)
could brighten up my heart. and sometimes I wanna hear those three words and eight letters. but I guess you just don't get it.
ok, just forget it. pretend I didn't say that :)
Monday, June 24, 2013
Tuan Kecil Abu-Abu
Tanah
ini sudah kering. Aku hanya bisa menatap bayangannya.
Baiklah. Aku berbalik ke belakang. Meninggalkan semua…semua… semua…semua kenangan antara aku dan dia. Biarlah semuanya berakhir sampai di
sini.
. . . . . . . . . . . . . . . . .
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
Kutelusuri
semuanya dari awal. Awal dari salah satu bagian terkenang dalam hidupku.
Awalnya aku akan memulainya dari sebuah nama, tapi apalah artinya sebuah nama.
Sebut saja dia Si Abu-abu. Dia sama
seperti kebanyakan manusia normal lainnya, namun ada satu yang spesial. Tapi,
sayangnya aku sendiri tidak tahu. Tiba-tiba saja langsung terbersit dalam benakku,
dia berbeda, dia spesial.
Aku bukanlah orang yang
mudah jatuh cinta. Tapi jika aku jatuh cinta, maka aku akan sulit
melupakannya kecuali satu hal. Jika dia sudah melupakan aku, maka semuanya telah berakhir.
Jika dia sudah melupakanku, maka untuk apa aku terus mencintanya? Siapakah yang
bisa membuatku melupakan cinta?
Menceritakan
kisahnya seperti membuka lembaran lama yang penuh rasa, Rasa cinta yang
membahagiakan sekaligus menyakitkan untuk pertama kalinya. Tapi “Si Abu-abu”
itu tak akan pernah bisa kulupakan. Makhluk aneh, unik, cerdas, misterius,
mempesona dengan caranya. Dialah cinta pertamaku di kelas 3 SD. Apa? Ya, kelas
3 SD. Entah apakah saat itu perasaanku itu normal untuk anak seusiaku. Saat itu
pun aku tidak tahu cinta itu apa. Yang aku tahu, saat aku menyadari kehadirannya adalah ketika wali kelasku di kelas 3 SD,
tahun ajaran baru, memerintahkan kami untuk duduk sebangku dengan lawan jenis.
Pagi itu adalah pagi yang dingin dan hembusan
angin yang lembut menerpa wajahku. Pada pagi hari itulah takdir mempertemukanku
dengan teman sebangku sekaligus cinta pertamaku. Ketika berbaris, aku tak
sengaja berpasangan dengannya. Dia lebih pendek daripada aku. Berkulit sawo
matang, bulu mata lentik, dan wajah yang manis. Tubuhnya kecil dan sepintas
tidak terlihat ada yang spesial dari dirinya saat itu.
Benar-benar kebetulan yang
luar biasa mengetahui bahwa ketika kami duduk sebangku, aku mengetahui bahwa dia
memiliki buku harian yang sama persis denganku, buku harian baru. Diary Mickey Mouse. Mungkin jiwa
romantisku sudah terbentuk di kala itu. Dan saat itulah aku mulai memperhatikannya. Memperhatikan apa yang
akan dia lakukan dengan diary itu.
Hari
demi hari berlalu dalam diam. Dan setiap hari pula dia membawa diary itu. Aku tak pernah menanyakan
darimana dia mendapatkannya. Untuk gadis kecil pemalu sepertiku, tidak ada
alasan untuk bertanya. Aku lebih banyak diam dan begitu pula dengannya. Dia
begitu misterius, pendiam dan serius. Aku menulis diary itu dengan
kisah-kisahku. Banyak pula kisah tentangnya. Hal yang kontras dengannya dimana
dia menggunakan diary itu untuk
membuat coretan pelajaran.
Semakin hari, semakin
terlihat kualitas yang membuatku semakin menyukainya
yaitu kenyataan bahwa dia adalah anak yang cerdas dan kami adalah rival dalam
pelajaran. Kelas 4, kelas 5, dan kelas 6 kami lalui bersama meski setelah kelas
3 kami tidak duduk sebangku lagi. Dan kian hari perasaanku kian dalam. Meski
ada teman laki-laki yang jauh lebih populer dan banyak disukai anak-anak
perempuan, entah mengapa aku tetap menyukasi si Abu-abu. Sorot matanya yang
tajam, kecerdasannya, dan sikapnya yang serius tapi santai.
Namun seiring dalamnya perasaanku, maka semakin sering juga diary itu menuliskan kisah sedih
tentangnya. Tentang perasaan yang tak diketahui apakah bersambut atau tidak.
Dia tak pernah menunjukkan sikap yang hangat dan biasa saja terhadapku. Berbeda
terhadap anak-anak perempuan lain dimana dia bisa bersikap lebih wajar.
Terkadang ada saat-saat dia membuatku kesal di kelas dan menjahiliku tanpa rasa
bersalah seperti melemparkan benda-benda ke arahku, dan memanggilku dengan
sebutan yang konyol. Ada saat-saat dimana dia tidak mengacuhkan aku, lalu kembali berbicara padaku. Dia pergi, menghilang,
lalu datang kembali. Sikapnya seperti prakiraan cuaca yang tidak bisa kutebak. Dan
tanpa kusadari, perlahan aku pun mencintainya.
Tapi mengapa aku merasa sakit. Mengapa cinta ini begitu sakit?
Bertahun-tahun tanpa tahu
apa yang dia rasakan terhadapku sungguh perasaan yang amat menyiksa. Ya, bahkan
gadis kecil berusia 12 tahun pun sudah merasakannya. Pedih…sejauh
apapun ku berlari, aku tak akan bisa menghindar. Getir…Di sudut matanya yang
dingin mungkin aku hanyalah seonggok tanah tak berarti. Hati ini tidak dapat
lagi menanggungnya. Sungguh menyakitkan didera perasaan yang tak menentu.
Dan di kelas 6, aku sudah
berada dalam tahap tak terlalu mempedulikannya. Meski ada beberapa sahabatku
yang mengatakan bahwa sebenarnya dia menyukaiku, aku tetap tak yakin. Biarlah perasaan
itu menjadi kenangan. Namun semuanya berubah ketika hari ulang tahunku di kelas
6, tiba-tiba dia memberiku kartu ulang tahun yang dititipkannya kepada temanku.
Ucapan selamat ulang tahun disertai kalimat, “just concentrate on the grey ones”. Apa arti sikapnya selama ini. Dan
jelaslah semuanya. Apa arti tatapan dingin dan sikapnya yang menahan diri. Tanpa
disadari, sesungguhnya kami berdua telah bersikap sama selama bertahun-tahun.
Saling menyukai namun menahan diri untuk menyembunyikan perasaan kami.
Kelopak bunga berwarna merah yang
tidak pernah kutahu namanya berguguran. Daunnya yang tinggal beberapa helai mencoba
bertahan di pohon yang kokoh. Cahaya abu remang-remang menimpa pucuk-pucuknya
yang lemah gemulai. Hembusan angin yang dingin mengukuhkan atmosfer yang
nyaman, santai, seakan-akan-akan aku terbius aromanya dan hatiku melayang
tinggi di angkasa. Alangkah indahnya! Aku berjalan pulang ke rumah sambil
tertawa kecil dalam hatiku. Mengetahui bahwa perasaan kami sama dan tak
bertepuk sebelah tangan memunculkan perasaan lega yang luar biasa.
Setelah itu, sikap kami masih
sama, menahan diri dengan kekaguman kami satu sama lain. Yang berbeda ketika
dulu adalah rasa malu karena menahan perasaan dan sekarang adalah rasa malu karena
kami tak tahu harus bersikap bagaimana lagi. Apa yang harus kami lakukan?
Setelah
itu aku menyadari, bahwa kehadirannya di dekatku, bisa melihatnya di sekolah,
bisa merasakan degup jantungku berdebar kencang bersama dengan perasaan bahagia
ketika dia menatapku, dan mengetahui
bahwa kami saling mencintai…
Itu
semua sudah cukup.
Kami sudah terbiasa dengan rasa
cinta dalam diam dan kami memutuskan untuk terus melakukannya. Begitulah cinta
pertama kami. Meski aku bisa melihat sorot kekecewaan di matanya mengetahui
bahwa kami akan berpisah karena memilih melanjutkan sekolah lanjutan yang
berbeda, kami tetap mengejar jalan hidup kami masing-masing. Jalan yang masih
panjang dan ada cita-cita mulia yang ingin kami raih. Dan di hari terakhir
perpisahan, kami benar-benar memutuskan untuk melupakan rasa itu, kenangan 4
tahun cinta kami yang terpendam dengan baik dan melanjutkan hidup kami tanpa
menoleh ke belakang. Kami tersenyum satu sama lain lalu bersama-sama
membalikkan tubuh kami dan bergerak menuju takdir kami masing-masing. Air
mataku berlinang ketika itu namun dia tak akan pernah tahu, begitu pula
denganku. Biarlah kenangan membahagiakan dan senyuman yang teringat dan
tertinggal di benak kami masing-masing…
_shirayuki Juni 2013_
sebuah tulisan tentang cinta pertama, yg terekam di memori, dan mungkin ada bagian yang tak sesuai kenyataan di kala itu, enjoy =)
Monday, July 30, 2012
Tuesday, July 3, 2012
Takdir
Antara keinginan, harapan, dan takdir, hanya satu hal yang pasti yaitu takdir.
Hanya takdir yang mempertemukan kita.
Dan hanya takdir yang akan mempertemukan kita lagi.
Kalau aku ditanya, maukah aku bertemu denganmu lagi?
hawa nafsuku menjawab, "Ya."
tapi jiwaku menjawab, "Aku serahkan pada takdir Allah."
Aku tahu, senyumanku bisa menjadi racun.
Tatapanku bisa menembus jantung hawa nafsumu.
Suaraku bisa membuat terlena.
Perhatian dan kehangatanku bisa menjadi belati yang menusuk relung hati.
Maka kan kujaga semua itu, hingga indah pada waktunya.
Insya Allah.
Hanya takdir yang mempertemukan kita.
Dan hanya takdir yang akan mempertemukan kita lagi.
Kalau aku ditanya, maukah aku bertemu denganmu lagi?
hawa nafsuku menjawab, "Ya."
tapi jiwaku menjawab, "Aku serahkan pada takdir Allah."
Aku tahu, senyumanku bisa menjadi racun.
Tatapanku bisa menembus jantung hawa nafsumu.
Suaraku bisa membuat terlena.
Perhatian dan kehangatanku bisa menjadi belati yang menusuk relung hati.
Maka kan kujaga semua itu, hingga indah pada waktunya.
Insya Allah.
Thursday, July 28, 2011
Great DJ
Dear Diary
What is wrong with me?
'Cos I'm fine between the lines
Be not afraid
Help is ons its way
A sentence suspended in air
Way over there
Dear Diary
What else could it be?
As nightshade descends like a veil
Under the sail of my heart
Be still, don't stop until the end
Dear Dairy
What is wrong with me?
'Cos I'm fine between the lines (Travis - Dear Diary)
Ugh... kenapa akhir-akhir ini mellow sekali ya..
Entahlah,,, seiring waktu jadi tahu berbagai macam karakter orang.. aneh-aneh.. di tempat kerja,, yang saya respect tiba-tiba berubah dan membuat saya sedih melihat perubahan itu.. juga orang yang 'cuci tangan'.. dengan dalih (mungkin) mempertahankan diri tapi merugikan orang lain alias orang -yang menurut saya- lemah mental, tipe penjilat, bossy... waktu terkadang bisa mengubah seseorang. Selain itu posisi, jabatan, usia, pressure.. dll.. Ya Allah.. semoga mereka kembali ke jalan yang benar, change into a better person.. menjadi orang yang bertanggung jawab, adil, bijaksana, jujur, fair, bisa mengakui kesalahan... amiin...
Ya Allah,, saya juga berdoa.. semoga saya menjadi orang yang selalu menghargai orang lain, bisa memaafkan orang lain, bisa memperlakukan orang lain dengan baik dan jikalau merekapun melakukan kesalahan maka saya bisa menasehati dan memberitahunya dengan baik,, bukannya men-judge dan menganggap diri mereka bodoh atau tidak capable.. menjadi orang yang tidak meremehkan orang lain tapi memperlakukan mereka dengan rasa hormat dan rasa empati, dan menjadi orang yang berani mengakui kesalahan dan meminta maaf sambil mencari jalan keluar...
Ah.. jadi inget lagu ini,, ga seru nge-blog tanpa back sound, hahaha
The Ting Tings - Great DJ
Fed up with your indigestion.
Swallow words one by one.
Your folks got high at a quarter to five.
Don’t you feel you’re growing up undone.
Nothing but the local DJ.
He said he had some songs to play.
What went down from this fooling around.
Gave hope and a brand new day.
17.28 pm (jam di blog ini ngaco!)
What is wrong with me?
'Cos I'm fine between the lines
Be not afraid
Help is ons its way
A sentence suspended in air
Way over there
Dear Diary
What else could it be?
As nightshade descends like a veil
Under the sail of my heart
Be still, don't stop until the end
Dear Dairy
What is wrong with me?
'Cos I'm fine between the lines (Travis - Dear Diary)
Ugh... kenapa akhir-akhir ini mellow sekali ya..
Entahlah,,, seiring waktu jadi tahu berbagai macam karakter orang.. aneh-aneh.. di tempat kerja,, yang saya respect tiba-tiba berubah dan membuat saya sedih melihat perubahan itu.. juga orang yang 'cuci tangan'.. dengan dalih (mungkin) mempertahankan diri tapi merugikan orang lain alias orang -yang menurut saya- lemah mental, tipe penjilat, bossy... waktu terkadang bisa mengubah seseorang. Selain itu posisi, jabatan, usia, pressure.. dll.. Ya Allah.. semoga mereka kembali ke jalan yang benar, change into a better person.. menjadi orang yang bertanggung jawab, adil, bijaksana, jujur, fair, bisa mengakui kesalahan... amiin...
Ya Allah,, saya juga berdoa.. semoga saya menjadi orang yang selalu menghargai orang lain, bisa memaafkan orang lain, bisa memperlakukan orang lain dengan baik dan jikalau merekapun melakukan kesalahan maka saya bisa menasehati dan memberitahunya dengan baik,, bukannya men-judge dan menganggap diri mereka bodoh atau tidak capable.. menjadi orang yang tidak meremehkan orang lain tapi memperlakukan mereka dengan rasa hormat dan rasa empati, dan menjadi orang yang berani mengakui kesalahan dan meminta maaf sambil mencari jalan keluar...
Ah.. jadi inget lagu ini,, ga seru nge-blog tanpa back sound, hahaha
The Ting Tings - Great DJ
Fed up with your indigestion.
Swallow words one by one.
Your folks got high at a quarter to five.
Don’t you feel you’re growing up undone.
Nothing but the local DJ.
He said he had some songs to play.
What went down from this fooling around.
Gave hope and a brand new day.
17.28 pm (jam di blog ini ngaco!)
Sunday, July 24, 2011
My (unpublished) Website
Jika menyangkut komputer, saya bisa dibilang gaptek. Saya adalah pengguna selama itu berhubungan dengan aktivitas saya, misalnya office untuk keperluan kuliah, dan browsing untuk kebutuhan kuliah juga (google is my favourite^^). Intinya, ga macem-macem dan ga merasa perlu untuk mencoba hal baru. Bergabung di situs komunitas sosial pun karena saya ingin tetap berhubungan dan manjaga tali silaturahmi dengan teman-teman saya. Selama ini kalo ke gramed, saya selalu merasa risih berada di bagian komputer soalnya jarang banget atau malah ga ada sama sekali perempuan yang “nongkrong” di bagian itu. Saya ke bagian itu hanya karena membeli buku tentang MS Office dan mind-manager karena saya tertarik dengan mind mapping. Cuma itu saja. Melihat berbagai judul buku komputer pun saya dipusingkan dengan istilah-istilah pemrograman yang sama sekali tidak saya mengerti. Apa pula oracle, VB, PHP, MySQL, javascript, flash, dll… Ada perasaan tidak pede saat membaca (bahkan hanya sekilas) tentang buku-buku itu. Apalah saya berani baca buku yang sama sekali tidak saya aplikasikan dalam kehidupan saya? Itu pikir saya waktu itu. Bahkan untuk Photoshop pun saya ketakutan dengan berbagai tools yang tidak saya mengerti. Dan pikir saya, apa pula gunanya saya mempelajari suatu hal yang tidak menarik minat saya dan tidak saya aplikasikan?
Hingga suatu hari, saya tertarik mengikuti sebuah pelatihan IT di kampus karena kesibukan kuliah sudah tidak ada lagi dan hanya tinggal menunggu seminar dan sidang. Pada awalnya saya sempat bingung dengan dua pilihan program pelatihan, yaitu web designer dan web programmer. Saya berpikir, bukankah keduanya juga memiliki target membuat web? Apa susahnya sih? Silly… karena saran seorang kenalan yang menganjurkan memilih pelatihan web programming karena menurutnya lebih interaktif (saat itu saya belum mengerti apa maksudnya interaktif ^^), akhirnya saya mengambil program pelatihan itu. Ketika mendaftar, saya dibuat tidak pede lagi saat melihat daftar peserta pelatihan. Peserta wanita bisa diitung dan didominasi oleh kaum lelaki (dari jurusan teknik pula!), dan tiba-tiba ada nama saya nyempil dengan jurusan ‘Biologi’. Yah, berbekal Bismillaahirrahmaanirrahiim…akhirnya saya datang pada hari pertama sambil berharap-harap cemas (serasa paling bodoh banget di kelas). Yup, modul dibagikan dan kepala saya langsung pening melihat banyak sekali istilah-istilah yang tidak saya mengerti dan script-script aneh… Bayangan saya tentang mendesain tampilan web langsung pudar.. Nah, saya baru mengerti kalau web designer itu cuma mendesain tampilan web tetapi tidak berkomunikasi dengan pengunjungnya. Contohnya, kamu login, sign in, buat profil, logout, bahkan buat blog ini juga, semuanya pake program. Tapi kamu ga bakal tertarik kalo web dan tampilannya ga menarik kan? Dan itulah tugas web designer.
Yah, akhirnya, saya harus berkutat dengan script-script html, php, css, database mysql… Sejak saat itulah saya agak pede ke seksi computer dan pemrograman. Minimal saya ga blank dan tau apa yang mau saya cari. Tugas akhir membuat web pun harus dikerjakan sebagai syarat mendapat sertifikat (you’ve got to be kidding me…). Dan dimulailah kebingungan saya. Selama ini kan ga diajarin gimana cara mendesain web pake css! Gimana caranya? Oh, sebenarnya mudah. Mau yang instan? Kamu tinggal download free css style di internet trus ubah stylenya sendiri. Atau tinggal mencari mana web yang sesuai dengan web yang akan kamu buat di internet dan mengkopi filenya dan membuat modifikasi scriptnya… Tapi saya ga bisa gitu… Saya berpikir paling tidak saya harus mencoba membuat web sendiri meski sederhana. Akhirnya saya ke mendatangi seksi terlarang gramed itu lagi dan mencari buku tentang web design (yang ada video tutorialnya tentunya!). Yup, dapet… DAN ternyata, saya harus berhadapan kembali dengan Photoshop. Hiks..hiks..ternyata design web dinamis itu ga cuma bisa dilakukan di dreamweaver, tapi bisa memanfaatkan ‘kecanggihan photoshop’ (bagi Anda yang membaca dan sudah pro, silakan tertawa jika mau T_T).
Yup, akhirnya bekerja dengan layer, seleksi, slice, layer clipping mask (hehe..keren juga istilahnya), dll… dan hasilnya dipoles di dreamweaver, edit CSS, dan…voila..! jadi juga tampilan webnya (inget, baru tampilannya). Selanjutnya masukin deh program yang diinginkan pake PHP yang diintegrasikan dengan mysql. Akhirnya setelah begadang 2 hari (ngutak atik file, ngulang-ngulang video tutorial saking butuhnya waktu untuk mencerna hal-hal baru), tidur baru di pagi hari, dan diselingi mandi, makan (ini juga mesti disuruh), sholat…jadi juga tu tugas. Ternyata emang ga mudah merancang, mendesain, dan memberikan program pada website. Dibutuhkan latihan, pengalaman, kerja keras. Apalagi untuk orang awam seperti saya. Salut banget sama webmaster…Tapi mekanisme membuat web memang menarik. Setidaknya yang saya pahami dan baru saya aplikasikan adalah menentukan tujuan membuat web. Jenisnya apa? Blog, bisnis online, institusi? Lalu merancang web (gimana tampilannya, bikin sketsa dulu…), lalu buat file photosshop, edit-edit. Masukin di dreamweaver…dan untuk pemrogramannya tinggal pake PHP dan file eksekusinya. Nah ini jadinya web yang dibuat dengan 'berdarah-darah' dan entah kapan bisa di-publish.. ga semua menu keliatan loh yaa.. hehehe...
Meski ilmu saya mungkin masih sedikiiiiiit sekali (kalo kata di prince of tennis mah, mada mada dane..), setidaknya (dalam kasus ini: web programming dan photoshop) saya merasa telah menghadapi salah satu tembok saya, yaitu ketakutan-ketakutan terhadap sesuatu yang terlihat sulit, menyeramkan (maap hiperbola, tapi awalnya saya memang takut melihat bahasa pemrograman^^), tidak saya sukai, merasa terintimidasi (terutama oleh kaum lelaki), takut melihat web saya kacau tampilannya dan ga jalan programnya…tapi ternyata setelah dijalani, ternyata tidak semenyeramkan dan sesulit yang saya kira. Dan memang tidak ada hal yang mustahil dan tidak ada kata terlambat jika kita mau belajar lebih dalam lagi dan memulai SEKARANG JUGA. Jadi, hadapilah tembokmu!
Repost dari blog lama yg udah ga aktif, tertanggal 4 Mei 2009...
Ah... sekarang saya pun sudah lupa bagaimana caranya bagaimana bisa membuat website itu... T__T
fin
A Letter for My True Love
Dear My True Love,
ketika aku menginjakkan kaki di jalan yang mendaki lagi sukar itu.. aku mengazzamkan pada diriku bahwa aku akan setia menunggumu. Dirimu yang tak pernah kutahu jati dirinya karena dirimu adalah misteri terindah. Misteri karena Allah hendak menyelamatkan diri kita. Karena Allah benar-benar sedang menguji kita apakah kita benar-benar mukmin yang sabar, apakah kita termasuk mukmin yang lulus ujian, apakah kita benar-benar saling mencintai karena Allah. Karena Allah hendak menjaga hati kita dari noda… Rencana Allah sungguh indah dan hebat. Kita akan sama-sama menunggu dan tetap fokus pada tujuan hidup kita, meraih mardhotillah… Iya sayangku, aku yakin suatu waktu kita akan bertemu.
Dear My True Love,
Maaf… sudah beberapa kali mengkhianatimu…
Aku memang lemah. Seringkali aku tidak sabar dengan penantian itu. Tidak sabar menunggu waktu untuk bertemu denganmu. Seringkali jatuh cinta karena hawa nafsu dan prasangka. Menodai hatiku dan kesucian cinta kita. Cinta kita yang didasari cinta kepada Allah. Allah mengujiku dengan banyak pria. Pria yang sesuai dengan hawa nafsuku… Aku telah terjatuh pada lubang yang sama beberapa kali. Aku telah melupakanmu.. yang senantiasa setia menungguku.. Maafkan aku cintaku.. Hampir saja aku memilih mereka.. Hampir saja aku menjerumuskan diriku ke jurang yang salah. Dan dengan kasih sayang Allah, aku tersadar dan aku kembali mengingatmu cintaku… Aku ingin selalu mencintaimu meski aku tidak tahu siapa dirimu. Seperti apa wajahmu, suaramu, sikapmu, karaktermu… Aku ingin mengenalmu… Tapi aku harus berkaca pada diriku sendiri jika aku ingin mengenalmu. Kau pastilah pria istimewa yang sepadan denganku dengan seizin Allah. Satu visi misi denganku. Dan aku tidak akan melepaskanmu. Aku tidak akan melepaskanmu demi pria-pria yang aku suka hanya karena hawa nafsuku saja. Kau begitu istimewa karena kau juga rela melepaskan kecintaanmu pada wanita-wanita lain yang mungkin kau cintai karena hawa nafsumu juga… Kau juga akhirnya memilihku..
Dear My True Love,
Aku berdoa semoga kita berdua bisa bersabar sampai Allah mempertemukan kita. Ujian akan cinta yang kita azzamkan pasti akan datang sampai azzam itu benar-benar kuat cintaku… Tapi aku yakin kita berdua bisa melaluinya. Kuatlah sampai saat itu tiba. Penantian adalah masa-masa yang indah karena Allah hendak menguatkan ikatan antara kita. Begitu indah karena hati kita akan terjaga. Senantiasa jaga dan tingkatkan ketakwaan dan tetap istiqamah menapaki jalan kebenaran. Aku berjuang meski langkahku terseok-seok, seringkali terjatuh, berdarah-darah, dan bahkan hampir menyerah… tapi Allah masih menyelamatkanku dengan kasih sayangNya. Aku akan berusaha menjaga baik-baik diriku jadi jaga dirimu baik-baik juga ya…
Dear My True Love,
I love you and I always will…
First Blog
Fiuh.. akhirnya bikin blog lagi...
Setelah sebelumnya blognya tiba-tiba ga aktif dan setelah itu error.. semoga yang ini lancar.. heu..
Blog apaan sih ini?
Mungkin blog yang ga penting tapi saya cuma ingin sekali menumpahkan sebagian di dunia maya.. entahlah.. mungkin pengalaman pribadi, mungkin uneg-uneg ga penting yang membuat kesal untuk dibaca, mungkin tulisan-tulisan yang membuat sebagian orang yang membacanya, termasuk kamu, garuk-garuk kepala saking ga ngertinya atau merasa aneh ada orang aneh yang mau menulis tulisan seperti itu...
Ya,,, wajar saja,,, ini tulisan bebas... tapi tetap saja saya punya harapan bahwa kamu yang baca bisa dapet 'sesuatu'.. mungkin tertawa karena tulisan saya lucu atau garing, menghibur karena mungkin apa yang saya tuliskan sama atau mirip pengalaman hidup kamu.. atau bahkan tulisan saya membuat kamu berubah ke arah yang lebih baik.. Ya,,, setidaknya, itulah harapan saya.. Ga cuma iseng-iseng berhadiah..
Kenapa namanya 'puspahayati'... yah karena itu merupakan nama yg terkandung di nama saya.. haha simple banget..
Well, enjoy reader,, or maybe stalker, ^__^
Karena pas pertama kali bikin blog ini sambil denger lagu ini jadi pengen nulis liriknya..
Nih, lirik lagu 'Atlantic'nya Keane
Untuk saya nampaknya pas juga.. hahaha...
I hope all my days
Will be lit by your face
I hope all the years
Will hold tight our promises
I don't wanna be old and sleep alone
An empty house is not a home
I don't wanna be old and feel afraid
I don't wanna be old and sleep alone
An empty house is not a home
I don't wanna be old and feel afraid
And if I need anything at all
I need a place
That's hidden in the deep
Where lonely angels sing you to your sleep
Though all the world is broken
I need a place
Where I can make my bed
A lover's lap where I can lay my head
Cos now the room is spinning
The day's beginning
Setelah sebelumnya blognya tiba-tiba ga aktif dan setelah itu error.. semoga yang ini lancar.. heu..
Blog apaan sih ini?
Mungkin blog yang ga penting tapi saya cuma ingin sekali menumpahkan sebagian di dunia maya.. entahlah.. mungkin pengalaman pribadi, mungkin uneg-uneg ga penting yang membuat kesal untuk dibaca, mungkin tulisan-tulisan yang membuat sebagian orang yang membacanya, termasuk kamu, garuk-garuk kepala saking ga ngertinya atau merasa aneh ada orang aneh yang mau menulis tulisan seperti itu...
Ya,,, wajar saja,,, ini tulisan bebas... tapi tetap saja saya punya harapan bahwa kamu yang baca bisa dapet 'sesuatu'.. mungkin tertawa karena tulisan saya lucu atau garing, menghibur karena mungkin apa yang saya tuliskan sama atau mirip pengalaman hidup kamu.. atau bahkan tulisan saya membuat kamu berubah ke arah yang lebih baik.. Ya,,, setidaknya, itulah harapan saya.. Ga cuma iseng-iseng berhadiah..
Kenapa namanya 'puspahayati'... yah karena itu merupakan nama yg terkandung di nama saya.. haha simple banget..
Well, enjoy reader,, or maybe stalker, ^__^
Karena pas pertama kali bikin blog ini sambil denger lagu ini jadi pengen nulis liriknya..
Nih, lirik lagu 'Atlantic'nya Keane
Untuk saya nampaknya pas juga.. hahaha...
I hope all my days
Will be lit by your face
I hope all the years
Will hold tight our promises
I don't wanna be old and sleep alone
An empty house is not a home
I don't wanna be old and feel afraid
I don't wanna be old and sleep alone
An empty house is not a home
I don't wanna be old and feel afraid
And if I need anything at all
I need a place
That's hidden in the deep
Where lonely angels sing you to your sleep
Though all the world is broken
I need a place
Where I can make my bed
A lover's lap where I can lay my head
Cos now the room is spinning
The day's beginning
Subscribe to:
Posts (Atom)


